Resep Pengobatan Berbahan Daun Serai (Andropogon nardus L.) yang Wajib Anda Tahu

Tanaman serai termasuk dalam anggota suku rumput-rumputan. Tanaman ini mempunyai nama latin Andropogon nardus L. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 50 m – 2700 m dpl, namun biasanya dapat ditemui di dataran rendah berketinggian 60 m -140 m dpl, tepatnya di tepi jalan atau persawahan. Jika ingin memperbanyak serai, gunakan potongan rimpangnya. Tanaman ini mempunyai ciri khas tegak, menahun, perakaran sangat kuat dan dalam.

Ciri-ciri lain tanaman serai adalah sebagai berikut:

  • Batangnya membentuk seperti rumpun, condong atau tegak, pendek, masif, gundul, bulat (silindris), penampang lintangnya merah, dan seringkali berlapis lilin di bawah buku-bukunya.
  • Memiliki daun tunggal, merupakan daun lengkap, pelepah daun silindris, gundul, seringkali permukaan dalamnya merah, ujung mempunyal lidah (ligula), helaian, lebih dan separuh menggantung, apabila diremas akan mengeluarkan bau aromatik.
  • Bunganya tersusun dalam bulir majemuk, berdaun: pelindung nyata, biasanya berwarna sama, umumnya berwarna putih. Daun pelindung: bermetamorfosjs menjadi gluma steril dan pendukung bunga.
  • Bunga serai mempunyai 3 sampai 6 benang sari yang membuka secara memanjang, sedangkan putiknya mempunyai sepasang kepala putik berbentuk bulu dengan percabangan serupa jambul.
  • Buahnya merupakan buah padi, bentuknya memanjang, dan embrio merupakan setengah bagian biji.

Resep Pengobatan Berbahan Daun Serai (Andropogon nardus L.) yang Wajib Anda TahuKandungan dalam daun serai

Pada daun serai diantaranya terdapat kandungan:

  • Minyak atsiri terdiri dari: lomonen, sitrat, sitronelol, terpinol, eugenol, sitronelal, terpinil astetat, borneol, metilheptenon, a-terpineol, geraniol, farnesol, n-desialdehida, dipenten, a-pinen, kamfen, geranil asetat, sabinen, p-simen, mirsen, felandren beta, linionen, cis-osimen, metil heptanenon, bornilasetat, geranilformat, sitronil asetat, beta-elemen, beta-kariofilen, beta-bergamoten, trans-metilsoeugenol, beta-kadinen, elemol, kaniofilen oksida, geranial, geranil butirat, dan metileugenol.
  • Zat anti mikroba yang bermanfaat mengobati infeksi pada lambung, saluran kemih, usus, tipus, kulit, keracunan, dan menyembuhkan luka.
Baca Juga:  Cara Memanfaatkan Daun Pisang (Musa Sp.) Sebagai Obat

Manfaat daun serai untuk pengobatan

Banyak sekali manfaat daun serai untuk kesehatan yang perlu anda ketahui, diantaranya adalah untuk bahan pengawet alami, mengurangi bau badan tak sedap, melegakan hidung dan tenggorokan, obat nyamuk/anti serangga, menyedapkan minuman, meredakan nyeri haid dan mual, menghaluskan kulit dan menghilangkan jerawat, menurunkan tekanan darah, sebagai bumbu dapur (mengharumkan masakan), mengatasi sakit perut, gangguan pencernaan, diare dan masuk angin.

Adapun beberapa resep pengobatan berbahan daun serai adalah sebagai berikut:

Menyegarkan urat syaraf

Cara pembuatan:

  • Terlalu banyak bekerja menyebabkan letih dan lesu. Untuk mengembalikan kesegaran saraf rebuslah daun pandan, daun serai, dan daun nangka.
  • Kemudian air rebusan yang suam-suam kuku digunakan untuk mandi
  • Lakukan selama 3 hari

Rematik, pegal linu dan perut kembung

Cara pembuatan:

  • Tumbuklah 20 lembar daun serai dan 5 lembar daun pandan segar hingga halus
  • Lalu beri minyak kayu putih 1 sdm dan minyak gandapura 1 sdm
  • Kemudian semua bahan diaduk sambil diremas sampai merata
  • Gunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit

Memperindah kulit

Cara pembuatan:

  • Penggunaan daun Serai juga dalam bidang kosmetik adalah untuk memperindah kulit, yaitu menghilangkan jerawat dan sebagai penyegar.

Maag

Cara pembuatan:

  • Rebuslah 40 gr daun serai dalam 2 gelas air hingga menjadi setengahnya
  • Kemudian setelah dingin saring dan minumlah 2 kali sehari sesudah makan

Sakit gigi dan gusi bengkak

Cara pembuatan:

  • Rebuslah 40 gr daun serai dalam 2 gelas air hingga menjádi setengahnya
  • Kemudian Setelah dingin saring dan gunakan airnya untuk berkumur

Mengusir batuk

Cara pembuatan:

  • Rebuslah 50 gram daun serai kering dalam 2 gelas air sampai airnya menjadi setengahnya
  • Lalu minumlah 3 kali sehari

Sakit perut dan masalah buang air kecil

Cara pembuatan:

  • Rebuslah daun dan akar serai lalu minumlah airnya
Baca Juga:  Manfaat beragam daun bambu untuk pengobatan (Bambusa)

Meredakan sakit kepala

Cara pembuatan:

  • Gilinglah daun serai dan jintan hitam untuk dijadikan pasta
  • Lalu ditempelkan di dahi

Merawat bengkak-bengkak sendi dan otot

Cara pembuatan:

  • Daun serai digunakan sebagai campuran rempah ratus untuk di jadikan pasta

Untuk air mandi ibu bersalin serta penyakit lemah otot dan sendi

Cara pembuatan:

  • Siapkan beberapa helai daun serai, lalu rebus
  • Kemudian gunakan air rebusan daun serai tersebut

Melancarkan haid

Cara pembuatan:

  • Rebuslah 40 gr daun serai dalam 2 gelas air hingga menjadi setengahnya
  • Kemudian Setelah dingin saring dan minumlah 2 kali sehari sebelum makan

Haid tidak teratur

Cara pembuatan:

  • Rebuslah 12 gr daun serai muda dan 7 gr akar serai dalam 110 ml air hingga mendidih
  • Kemudian gunakan panci/belanga tanah
  • Kemudian dinginkan lalu minum ½ gelas di pagi han dan ½ gelas di malam hari

Mengurangi nyeri haid dan mual

Cara pembuatan:

  • Minumlah teh yang dicampur dengan serai.

Demikianlah beragam resep pengobatan menggunakan bahan daun serai, semoga dapat menambah pengetahuan anda tentang pengobatan alami dan bermanfaat untuk kesehatan anda dan orang sekitar anda.