11 Khasiat Daun Melati (Jasminum sp.) untuk Pengobatan

Tanaman melati mempunyai nama latinĀ Jasminum sp, tanaman ini biasa digunakan sebagai tanaman hias. Anda bisa mengenali tanaman ini dari bunga yang berwarna putih dengan ukurannya yang kecil dan harum, mungkin itu adalah tanaman melati. Bunga melati yang sangat harum itu biasa digunakan sebagai campuran teh atau bisa juga sebagai ronce pada pengantin wanita. Pertumbuhan tanaman melati ini membutuhkan sinar matahari yang cukup, ketinggian 10 m -1600 m dpl, dan dengan pH 5 – 7. Tetapi, setiap jenis melati mempunyai daya adaptasi yang berbeda-beda terhadap lingkungan tumbuhnya.

Ciri-ciri tanaman melati diantaranya:

  • Tanaman melati merupakan perdu dengan batang tegak tapi bisa juga agak merambat. Batang berbentuk bulat berkayu dengan ketinggian 0,3 m sampai dengan 3 m, bercabang, dan warnanya coklat.
  • Daun jenis melati putih (Jasminum sambac) merupakan daun tunggal dengan tangkai daun sekitar 5 mm, letaknya berhadapan, dan bentuknya seperti bulat telur hingga menjorong berukuran 5-10 cm x 4-6 cm. Ujung daunnya runcing serta pangkalnya membulat, bertulang daun menyirip, dan tepinya rata.
  • Mempunyai bunga majemuk dengan jumlah 3 bunga/sebuah tandan padat dengan banyak bunga, letaknya di ketiak daun. Bunganya tunggal atau berpasangan (di varietas kultivasi), jumlah ruas kelopak 7 – 10 ruas, dengan panjangnya 2,5 mm – 7 mm, mempunyai bulu yang halus, panjang tabung mahkota 7 mm -15 mm, sebanyak 5 cuping, bentuknya seperti bundar telur atau lonjong, dengan panjang 8 mm – 15 mm, kebanyakan warnanya putih, serta aromanya kuat.
  • Memiliki Mahkota bunga seperti lembaran yang mengerut, harum, berbentuk terompet, dan warnanya putih.
  • Warna buahnya hitam, dikelilingi kelopak, dan mengkilap (buah buni). Pada beberapa varietas yang mempunyai bunga ganda, melati tidak memiliki buah.
  • Memiliki akar tunggang dan berbuku-buku atau membesar.
Baca Juga:  Berbagai macam khasiat daun asam (Tamarindus indica Linn)

11 Khasiat Daun Melati (Jasminum sp.) untuk PengobatanKandungan daun melati

Selain digunakan sebagai tanaman hias, ternyata bagian dari tanaman melati yaitu daunnya bisa dimanfaatkan untuk kesehatan, hal tersebut dikarenakan pada daun melati terdapat beberapa kandungan senyawa diantaranya:

  • Benzyl
  • Indol
  • Livalylacetat

Daun melati juga mempunyai karakteristik dintaranya: rasanya manis, pedas, dan bersifat sejuk.

Manfaat daun melati untuk pengobatan

Berikut ini adalah beberapa resep pengobatan dengan memanfaatkan daun melati diantaranya adalah:

1. Mengatasi jerawat

Cara 1:

  • Sebelum tidur malam, haluskan 10 lembar daun melati, kemudian beri sedikit air lalu usapkan daun tersebut ke wajah sebagai masker
  • Esok paginya bersihkan masker tersebut
  • Lakukan secara teratur tiap malam

Cara 2:

  • Serupa dengan cara 1, tapi setelah melati dihaluskan dan diberi air kemudian disaring untuk diambil airnya
  • Air tersebut dioleskan pada jerawat secara teratur hingga sekitar 2 minggu

2. Penyakit mata ringan seperti mata merah atau belek karena iritasi

Cara pembuatan:

  • Haluskan segenggam daun melati
  • Lalu tempelkan di dahi
  • Bila sudah mengering ganti dengan yang baru

3. Radang mata merah (conjunctivitis)

Cara pembuatan:

  • Rebuslah daun melati secukupnya dalam air secukupnya
  • Lalu gunakan airnya untuk mengompres

4. Demam dan sakit kepala

Cara pembuatan:

  • Remas-remaslah 10 gr daun melati dan 10 kuntum bunganya, lalu rendam dalam air
  • Kemudian gunakan air ini untuk mengompres dahi

5. Demam berdarah

Cara pembuatan:

  • Siapakan daun melati sebanyak 7 lembar, lalu direbus dengan belimbing 1,25 gr dalam 250 ml air hingga menjadi 1 gelas
  • Kemudian dinginkan, lalu saring dan minum
  • Lakukan 3 hari berturut-turut, tiap hari 8 gelas

6. Menghentikan ASI yang keluar berlebihan

Cara pembuatan:

  • Tumbuklah segenggam daun melati hingga halus
  • Lalu tempelkan di sekitar payudara dan diganti beberapa kali sehari
Baca Juga:  Khasiat Berlimpah Daun Pepaya (Carica papaya) yang Belum Anda Ketahui

7. Radang usus

Cara pembuatan:

  • Rebuslah segenggam daun melati poncosuda (melati hutan atau melati gambir) dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas
  • Kemudian saring lalu minum 2 kali sehari

8. Radang ginjal

Cara pembuatan:

  • Rebuslah 15 gr daun kering melati poncosuda dengan segelas air hingga tersisa 1 gelas
  • Lalu minum 2 kali sehari hingga air kencing yang keruh normal kembali

9. Sesak nafas/asma

Cara 1:

  • Rebuslah 20 lembar daun melati dan garam secukupnya dalam 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas
  • Kemudian saring lalu oleskan di sekitar dada setiap menjelang mandi pagi

Cara 2:

  • Rebuslah 10 lembar daun melati dalam 600 cc air hingga mendidih dan tersisa 300 cc
  • Kemudian beri sedikit garam lalu saring
  • Lalu bagilah untuk 2 kali minum dalam sehari, tiap minum 150 cc

10. Bengkak akibat gigitan binatang

Cara pembuatan:

  • Haluskan daun atau bunga melati secukupnya
  • Lalu tempelkan pada bagian yang sakit

11. Demam pada bayi

Cara pembuatan:

  • Tumbuklah 5 lembar daun melati yang masih muda, satu ibu jari asam kawak (asam jawa yang telah diolah hingga warnanya berubah menjadi kehitaman), satu ibu jari kunyit, dan 2 tangkai daun bawang hingga halus
  • Lalu tempelkan hasil tumbukan tersebut pada ubun-ubun bayi

Catatan: Wanita hamil dan orang dalam kondisi lemah dilarang minum ramuan daun melati ini.